RSS

Kalau Bisa Dipersulit Mengapa Dipermudah???

Sekilas judulnya memang cukup membuat penasaran. Ada prasangka "Gak kebalik tuh?!" Haahaaa.. Emang begitu adanya qo, gak pake salah nulis :D. Di posting ini, gw sengaja tulis ulang sebuah materi yang meferensi dari http://id.shvoong.com/humanities/ (oleh : Reny_Elvia Pengarang : Zaques, Edy). Sengaja gak gw kurangin sedikitpun karna memang seluruh kandungan di tulisan ini layak dibaca dan good info.. Moga bisa menginspirasikan sesuatu yang lebih baik... Cekidot :
~ **** ~
Jika Anda pernah berurusan dengan birokrasi swasta maupun pemerintah di Republik ini, Anda pasti tidak asing dengan ungkapan i atas. Itulah ungkapan yang menggambarkan buruknya sikap mental para birokrat yang seharusnya punya kredo melayani publik, namun sebaliknya justru mereka yang akhirnya harus dilayani publik. Tak heran jika kita mengurus perizinan atau proses tertentu, maka dengan segala kelihaiannya para birokrat itu akan mempersulitnya. Akibatnya urusan jadi bertele-tele dan benar-benar menyita waktu. Jika kita takluk, maka mau tidak mau harus merelakan sejumlah uang untuk mempercepat urusan tersebut. Kebiasaan ini pula yang melestarikan mental korupsi di masyarakat kita.

Jadi, ungkapan kalau bisa dipersulit mengapa dipermudah benar-benar menjadi penyakit mental yang luar biasa mengesalkan dan merugikan.
Ya, sesederhana itulah prinsipnya. Persulit munculnya hal-hal atau kebiasaan negatif. Dengan strategi itu, kemungkinan Anda bisa lebih matang dan efektif sebagai pribadi. Nah, hal atau kebiasaan negatif apa saja yang harus dipersulit atau tidak boleh dipermudah kemunculannya? Berikut uraian ringkasnya:

1. Negative Thinking
Pola pikir negatif adalah pola pikir yang dipenuhi oleh sikap apriori, prasangka, ketidakpercayaan, kecurigaan, dan kesangsian yang umumnya tanpa nalar maupun tanpa dasar sama sekali. Umumnya pola pikir negatif adalah cara-cara memandang suatu persoalan dengan mengabaikan rasionalitas, logika, fakta, atau informasi yang relevan. Sungguh pun begitu, rasionalitas pun bisa terjerumus dalam kerangka berpikir negatif. Artinya, seseorang bisa memanfaatkan rasionalitasnya untuk memandang secara negatif. Ini justru lebih berbahaya lagi karena negativisme ini justru banyak muncul di kalangan terdidik yang belum tercerahkan dan matang sikap mentalnya. Dampak buruk dari mudahnya kita berpikir negatif adalah sulitnya kita menerima pendapat orang lain, sulit menerima hal baru, sulit bersosialisasi, dan sering muncul sebagai pribadi yang kurang menarik
untuk diajak kerjasama. Jika Anda merasa mudah berpikir negatif, maka persulitlah kemunculannya.

2. Rasa Malas
Rasa malas diartikan sebagai keengganan seseorang untuk melakukan sesuatu yang seharusnya atau sebaiknya dia lakukan. Rasa malas menggambarkan hilangnya motivasi seseorang untuk melakukan pekerjaan atau apa yang sesungguhnya dia inginkan. Masuk dalam keluarga besar rasa malas adalah rasa sungkan, suka menunda sesuatu, mengalihkan diri dari kewajiban, menolak tugas, tidak disiplin, tidak tekun, dll. Jika keluarga besar dari rasa malas ini mudah sekali muncul dalam aktivitas sehari-hari kita, maka dijamin kinerja kita akan jauh menurun. Bahkan bisa jadi kita tidak pernah bisa mencapai sesuatu yang lebih baik sebagaimana yang kita inginkan. Sekalipun seseorang memiliki cita-cita atau impian yang besar, jika kemalasannya mudah muncul, maka cita-cita atau impian besar itu akan tetap tinggal di alam impian. Jadi, jika Anda ingin maju, persulit kemunculan kemalasan itu.

3. Kemarahan
Kemarahan adalah tumpahan perasaan atau luapan emosi yang biasanya diikuti dengan egoisme, perasaan jengkel, benci, gusar, kecewa, dan menyalahkan pihak lain. Sejalan dengan rasa marah ini, maka seseorang yang mengalaminya akan mudah sekali kehilangan akal sehat dan kontrol diri. Seorang berkepribadian reaktif, impulsif, dan berpola pikir negatif akan cenderung mudah kehilangan kendali atas perasaannya. Akibatnya bila bentuk perasaan itu adalah kemarahan, maka yang bersangkutan bisa nampak seperti orang yang kehilangan kepribadian.
Kemarahan selalu berdampak negatif bagi siapa pun di sekitar orang itu. Apalagi jika perwujudannya mengarah ke pelampiasan secara fisik. Bad temper bisa menjadi penyakit kejiwaan yang kronis dan berbhaya. Dampak negatif dari mudahnya rasa marah muncul ke permukaan adalah buruknya relasi orang bersangkutan. Beberapa orang dengan kematangan pribadinya mampu mengelola rasa marah secara positif. Namun kebanyakan orang sulit mengendalikan rasa marahnya. Oleh sebab itu, jika ingin sukses dalam relasi pribadi dan sosial, persulitlah munculnya rasa marah berlebihan.

4. Kecerobohan
Kecerobohan sma artinya dengan kekurangwaspadaan atau kelalaian. Kecerobohan adalah simbol ketidakmatangan pribadi. Ini merupakan sikap atau perilaku yang berbahaya sekali. Terutama jika seseorang berada di titik-titik kritis dan sangat menentukan dalam perjalanan hidupnya, dan pada saat yang sama dirinya harus mengambil keputusan atau menentukan pilihan. Kecerobohan mudah muncul jika seseorang malas belajar dari pengalaman, enggan mendengar nasihat orang yang kompeten, dan mudah muncul pula karena seseorang memiliki perasaan sombong atau egoisme. Pribadi yang efektif akan berusaha semaksimal mungkin menghindari sikap lalai atau ceroboh. Salah satu caranya adalah dengan mengembangkan kebiasaan menimbang atau memperhitungkan segala aspek dengan cermat, teliti, fokus, dan terkonsentrasi. Jika ingin memperkecil kegagalan atau penyesalan, maka persulitlah munculnya sikap ceroboh.

5. Rasa Takut
Rasa takut adalah penyakit kronis yang juga sangat merugikan. Rasa takut biasanya muncul jika seseorang kurang memahami suatu persoalan, kurang mendapat informasi, tidak terbiasa bersikap praktis, atau memang karena penyakit-penyakit psikologis seperti trauma masa lalu. Rasa takut yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman, informasi, atau kurangnya kebiasaan bertindak relatif mudah diatasi. Tetapi rasa takut akibat trauma memang tidak mudah dihilangkan. Walau begitu, menghilangkan rasa takut benar-benar bisa dilatih. Orang bisa karena terbiasa. Demikian juga orang bisa berani karena terbiasa. Jika ingin menjadi pribadi yang penuh percaya diri dan berani, persulitlah munculnya rasa takut.
Nah, Anda bisa memperpanjang sendiri daftar hal-hal atau kebiasaan negatif yang memang harus dipersulit kemunculannya dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan bukan sekedar dipersulit. Jika memungkinkan, enyahkanlah hal-hal negatif tersebut. Kehidupan yang lebih efektif dan bermanfaat sudah pasti bisa dinikmati. Selamat mempersulit hal-hal yang tidak perlu dipermudah!
~ **** ~
Nahhhh... Sekarang sudah terkuaklah maksud dari "Kalau Bisa Dipersulit Mengapa Dipermudah" :)
Moga jadi info yang bermanfaat... Selamat beraktifitas kembali ^_^

✿charmingnyit✿

i am me.. hai hai hai :D



publish pertama gw, cuma mw sedikit bercerita.. tapi entah klo jadi panjang lebar.. yg jelas bakal banyak pembeberan isi jiwa gw saat ini :))

menjelang puasa, rasanya hidup gw malah belum tenang dan bisa dibilang ada keberantakan di perasaan gw.
mungkin tiba saatnya gw dihadapkan pada kewajiban yang bakal menyelamatkan hidup gw dan 'masa depan' gw nanti. tapi gimanapun bobroknya semangat gw gara2 ulah sekitar,, gw bahagia hidup di kehidupan ini.
dan datang lagi saat dimana gw bakal dilindungin oleh segala mukzizat ramadahan....

'n U ALL THE DAMNEST MAN DAMNEST GIRL WHO DISTURB ME.... COME TO SEE, AR U REALLY2 SAVE WITH UR CRIME????!!!

I BELIEVE THAT I'LL BE SAVE FROM U ALL'

okey, enough juzz intro :)

gw pengen cerita2 nih ttg pengalaman pulang gw yg naas :(( hikksss...

minggu lalu rencananya pulang sabtu pagi, tapi berhubung lebih cepat lebih baik.. lanjutkan ( :)) kata2 ini masih booming walopun pemilu ud lewat )

nah lajut, jadi gw pindah jadwal travel ke jumat mlm.. dpetlah yg jam 7 mlm..

seneng bgt bs pulang lebih cpt. dan ketika jumat sore itu, semangat bgt gw pulang cepet bwt persiapan ke t4 travelnya...

di perjalanan itu, gw sangat berbahagia karna hawa mudik semakin menyengat.. rindu rumah yg teramat ngebuang semua lelah dan keganyamanan di bis kota

sampailah gw di mall itu, t4 travel standby. pas gw mw bayar....

OH MY GOD...... nama gw tercantum untuk jam 7 mlm di hari sabtu, dammmnnnnnnn

nyes bgt, entah petugas nya salah nulis, entah otak sama ucapan gw yg ga sinkron...

yg gw inget sih gw pesen bnr2 bwt jumat jam7 tapi qo trtulis sabtu ya..
B SPASI T

tpi y mw gmn lagi... nasib memang...

esok paginya gw nyubuh brgkt k kali deres. pengalaman pertama naik bis dr kali deres...

dan sungguh2 gw seselin... jakarta bandung hampir 5 jam... puaraaaahhhhh

muter dulu tu bis ke tangerang, pake ngtem ngtem pula... ky angkot aja. sebel.

nah itulah dimulainya keilfilan gw dgn trayek kalideres bandung dan travel metrolines ct-bandung

tapi biar gitu gw ttp salut sm travel metrolines yg dri giant bandung ke jkt.. biar cuma gw sendiri, gw ttp dianter sampe tujuan. POL BANGET. promosi.. :)


udah ah... nanti lagi cerita nya

pulang dulu bye bye :D
under construction